Tenaga air bahasa Inggris: 'hydropower' adalah energi yang
diperoleh dari air yang mengalir. Air merupakan sumber energi yang murah
dan relatif mudah didapat, karena pada air tersimpan energi potensial (pada air
jatuh) dan energi kinetik (pada air mengalir). Tenaga air (Hydropower) adalah
energi yang diperoleh dari air yang mengalir. Energi yang dimiliki air dapat
dimanfaatkan dan digunakan dalam wujud energi mekanis maupun energi listrik.
Pemanfaatan energi air banyak dilakukan dengan menggunakan kincir air atau
turbin air yang memanfaatkan adanya suatu air terjun atau aliran air di sungai.
Sejak awal abad 18 kincir air
banyak dimanfaatkan sebagai penggerak penggilingan gandum, penggergajian kayu
dan mesin tekstil. Memasuki abad 19 turbin air mulai dikembangkan.
Macam- macam
pembangkit tenaga air.
PLTA
•
Pembangkit Listrik Tenaga
Air (PLTA) adalah salah satu pembangkit yang memanfaatkan aliran air untuk diubah
menjadi energi listrik Pembangkit listrik ini bekerja dengan cara merubah
energi air yang mengalir (dari bendungan atau air terjun) menjadi energi
mekanik (dengan bantuan turbin air) dan dari energi mekanik menjadi energi
listrik (dengan bantuan generator). Kemudian energi listrik tersebut dialirkan
melalui jaringan-jaringan yang telah dibuat, hingga akhirnya energi listrik
tersebut sampai ke rumahmu.
Beberapa bagian dari
PLTA
1.
Bendungan, berfungsi menampung
air dalam jumlah besar untuk menciptakan tinggi jatuh air agar tenaga yang
dihasilkan juga besar. Selain itu bendungan juga berfungsi untuk pengendalian
banjir.
2.
Turbin, berfungsi mengubah aliran
air menjadi energi mekanik. Air yang jatuh akan mendorong baling-baling
sehingga menyebabkan turbin berputar. Perputaran turbin ini dihubungkan
kegenerator. Turbinair kebanyakan bentuknya seperti kincir angin.
3.
Generator, dihubungkan dengan
turbin melalui gigi-gigi putar sehingga ketika baling-baling turbin berputar
makagenerator juga ikut berputar. Generator selanjutnya merubah energi mekanik
dari turbin menjadi energi listrik.
4.
Jalur Transmisi, berfungsi
mengalirkan energi listrik dari PLTA menuju rumah-rumah dan pusat
industri.
Kelebihan PLTA :
Respon beban cepat sehingga bagus buat beban puncak (18.00-22.00), start
up cepat, ramah lingkungan, kapasitas bisa sampai ratusan MW, effisiensi tinggi,
cocok jg untukbase load (beban dasar/harian).
Kekurangan PLTA
:
membutuhkan investasi yang mahal dan
konstruksi pembangunan yang lama.
Mikrohidro
• Mikrohidro atau yang dimaksud dengan Pembangkit
Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), adalah suatu pembangkit listri skala kecil yang menggunakan tenaga air sebagai tenaga penggeraknya
seperti, saluran irigasi, sungai atau air terjun alam dengan cara memanfaatkan tinggi
terjunan (head) dan jumlah debit air. Mikrohidro merupakan sebuah istilah yang
terdiri dari kata mikro yang berarti kecil dan hidro yang berarti air.
Komponen mikrohidro sebagai berikut
1.
Air : (sebagai sumber energi).
2.
Turbin: mengkonversi energi
aliran air menjadi energi putaran mekanis.
3.
Generator : menghasilkan listrik
dari putaran mekanis.
4.
Saluran Pembawa (Headrace):
Saluran pembawa mengikuti kontur dari sisi bukit untuk menjaga
5.
elevasi dari air yang disalurkan.
6.
Panel kontrol : panel kontrol
berfungsi untuk menstabilkan tegangan.
7.
Kincir air : sebagai pengerak
dinamo.
Kelebihan PLMTH
PLMTH cukup murah dalam
pengembangannya
Konstruksinya sederhana.
Tidak menyebabkan pencemaran
Sedangkan kekurangannya
Kurangnya sosiali mengenai
pemanfaatan PLMTH
|
|
2. PEMBANGKIT
LISTRIK TENAGA DIESEL
A. Pengertian
Pembangkit Listrik Tenaga Diesel
Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) ialah
Pembangkit listrik yang menggunakan mesin diesel sebagai penggerak mula (prime
mover). Prime mover merupakan peralatan yang mempunyai fungsi menghasilkan
energi mekanis yang diperlukan untuk memutar rotor generator. Mesin diesel
sebagai penggerak mula PLTD berfungsi menghasilkan tenaga mekanis yang
dipergunakan untuk memutar rotor generator.
Motor diesel dinamai juga motor penyalaan kompresi
(compression ignition engine) oleh karena cara penyalaan bahan bakarnya
dilakukan dengan menyemprotkan bahan baker kedalam udara bertekanan dan
temperature tinggi, sebagai akibat dari proses didalam ruang baker kepala
silinder.
Selain motor diesel dikenal juga jenis motor baker
lainnya yaitu motor bensin yang biasanya dinamai motor penyalaan bunga api
(spark ignition engine) oleh karena cara penyalaan bahan bakarnya dengan
pertolongan bunga api (listrik).
B. Penggunaan
Pembangkit Listrik Tenaga Diesel
Pembangkit Listrik Tenaga Diesel biasanya digunakan
untuk memenuhi kebutuhan listrik dalam jumlah beban kecil, terutama untuk
daerah baru yang terpencil atau untuk listrik pedesaan dan untuk memasok
kebutuhan listrik suatu pabrik.
C. Bentuk dan
Bagian-bagian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel
Perhatikan gambar Dibawah ini :
Gbr. Pembangkit
Listrik Tenaga Diesel
Dari gambar di atas dapat kita lihat bagian-bagian
dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, yaitu :
1. Tangki penyimpanan bahan baker.
2. Penyaring bahan bakar.
3. Tangki penyimpanan bahan bakar sementara (bahan
bakar yang disaring).
4. Pengabut (nozel)
5. Mesin diesel.
6. Turbo charger.
7. Penyaring gas pembuangan.
8. Tempat pembuangan gas (bahan bakar yang disaring).
9. Generator.
10. Trafo.
11. Saluran transmisi.
D. Prinsip Kerja
Pembangkit Listrik Tenaga Diesel
1. Bahan bakar di dalam tangki penyimpanan bahan bakar
dipompakan ke dalam penyimpanan sementara namun sebelumnya disaring terlebih
dahulu. Kemudian disimpan di dalam tangki penyimpanan sementara (daily tank).
Jika bahan bakar adalah bahan bakar minyak (BBM) maka bahan bakar dari daily tank dipompakan ke Pengabut (nozzel), di sini bahan bakar dinaikan temperaturnya hingga manjadi kabut. Sedangkan jika bahan bakar adalah bahan bakar gas (BBG) maka dari daily tank dipompakan ke convertion kit (pengatur tekanan gas) untuk diatur tekanannya.
2. Menggunakan kompresor udara bersih dimasukan ke
dalam tangki udara start melalui saluran masuk (intake manifold) kemudian
dialirkan ke turbocharger. Di dalam turbocharger tekanan dan temperatur udara
dinaikan terlebih dahulu. Udara yang dialirkan pada umumnya sebesar 500 psi
dengan suhu mencapai ±600°C.
3. Udara yang bertekanan dan bertemperatur tinggi
dimasukan ke dalam ruang bakar (combustion chamber).
4. Bahan bakar dari convertion kit (untuk BBG) atau
nozzel (untuk BBM) kemudian diinjeksikan ke dalam ruang bakar (combustion
chamber).
·
Di dalam mesin diesel terjadi penyalaan sendiri, karena proses
kerjanya berdasarkan udara murni yang dimanfaatkan di dalam silinder pada
tekanan yang tinggi (35 - 50 atm), sehingga temperatur di dalam silinder naik.
Dan pada saat itu bahan bakar disemprotkan dalam silinder yang bertemperatur
dan bertekanan tinggi melebihi titik nyala bahan bakar sehingga akan menyala
secara otomatis yang menimbulkan ledakan bahan bakar.
2.
Ledakan pada ruang bakar tersebut menggerak torak/piston yang
kemudian pada poros engkol dirubah menjadi energi mekanis. Tekanan gas hasil
pembakaran bahan bakar dan udara akan mendorong torak yang dihubungkan dengan
poros engkol menggunakan batang torak, sehingga torak dapat bergerak
bolak-balik (reciprocating).
Gerak
bolak-balik torak akan diubah menjadi gerak rotasi oleh poros engkol (crank shaft). Dan sebaliknya gerak rotasi
poros engkol juga diubah menjadi gerak bolak- balik
torak pada langkah kompresi.
3. Poros engkol
mesin diesel digunakan untuk menggerakan poros rotor generator. Pada generator
energi mekanis ini dirubah menjadi energi listrik sehingga terjadi gaya gerak
listrik (ggl). Ggl terbentuk berdasarkan hukum faraday. “Hukum faraday
menyatakan bahwa jika suatu penghantar berada dalam suatu medan magnet
yang berubah-ubah dan penghantar
tersebut memotong gais-garis gaya magnet yang dihasilkan maka pada penghantar
tersebut akan diinduksikan gaya gerak listrik.”
4.
Tegangan yang dihasilkan generator dinaikan tegangannya
menggunakan trafo step up agar energi listrik yang dihasilkan sampai ke beban.
Prinsip kerja trafo berdasarkan hukum ampere dan hukum faraday yaitu arus
listrik dapat menimbulkan medan magnet dan medan magnet dapat menimbulkan arus
listrik.
Jika
pada salah satu sisi kumparan pada trafo dialiri arus bolak-balik maka timbul garis gaya magnet berubah-ubah pada
kumparan terjadi induksi. Kumparan sekunder satu
inti dengan kumparan primer akan menerima garis gaya magnet dari primer yang besarnya berubah-ubah pula, maka di sisi
sekunder juga timbul induksi, akibatnya antara
dua ujung kumparan terdapat beda tegangan.
·
Menggunakan saluran transmisi energi listrik dihasilkan/dikirim ke
beban. Di sisi beban tegangan listrik diturunkan kembali menggunakan trafo step
down (jumlah lilitan sisi primer lebih banyak dari jumlah lilitan sisi
sekunder).
Pembangkit Listrik tenaga diesel adalah pembangkit
tenaga listrik dengan penggerak utama (prime mover) mesin diesel, untuk memutar
generator.
E. Skema
Pembangkit Listrik Tenaga Diesel
Berikut ini adalah skema dasar dalam pembangkit
listrik tenaga diesel.
Secara umum, skema di atas dapat dijelaskan sebagai
berikut:
a) Untuk melakukan pembakaran opmtimal pada diesel
engine, maka diperlukan Oksigen dari udara di sekitar. Disinilah peran air
filter yang fungsinya untuk menyaring udara yang masuk ke turbocharger dan
enginer.
b) Di dalam diesel engine, solar yang dipakai sebagai
bahan bakar, menghasilkan energi untuk memutar generator yang kemudian
menghasilkan listrik yang dihubungkan ke trafo dan gardu listrik.
c) Pada proses PLTD satu hal yang sangat perlu
diperhatikan adalah sistem pendingin pada minyak pelumasan mesin (sistem yang
sama dipakai pada kendaraan bermotor). Sistem pendingin yang dipakai biasanya
adalah sistem heat exchanger dan sistem radiator atau kedua sistem ini
digabungkan.
d) Heat exchanger adalah sistem pendingin minyak
pelumas, dimana air digunakan sebagai sarana pendingin. Proses heat exchanger
ini memiliki konsep yaitu, air pendingin dialirkan terus dari sumber air
terdekat seperti danau, sungai ataupun kolam buatan.
Air terus dialirkan secara konstan melalui pipa-pipa
yang kemudian dihubungkan dengan pipa minyak pelumas. Pada aplikasi tertentu,
pipa air pendingin ini akan ‘menyelimuti’ pipa minyak pelumas, sehingga terjadi
perpindahan suhu tinggi dari minyak ke suhu rendah (heat exchanging) dari air,
yang menyebabkan suhu minyak menjadi berkurang.
Sedangkan air yang memiliki suhu yang lebih tinggi
akan dialirkan kembali menuju sumber air. Berikut seterusnya sistem ini
bekerja.
e) Sedangkan untuk sistem pendingin radiator (aplikasi
yang sama pada kendaraan bermotor), minyak pelumas didinginkan dengan
menggunakan kipas radiator.
Dimana pada sistem ini mengaplikasikan konsep
perpindahan suhu melalui radiasi, kipas radiator yang terus berputar akan
menghasilkan angin untuk mendinginkan minyak pelumas.
Kelebihan :
·
Jika dibandingkan dengan motor bensin, gas buang motor diesel
tidak banyak mengandung komponen beracun yang dapat mencemari udara.
·
Selain dari pada itu pemakaian bahan bakr motor diesel lebih
rendah (-/+ 25 %) dari pada motor bensin
·
harganyapun lebih murah
sehingga penggunaan motor diesel umumnya lebih hemat dari pada motor bensin
sebagai penggerak mesin industri.
Kekurangan :
·
Ditinjau dari sisi investasi harga, motor diesel umumnya lebih
mahal dari motor bensin karena untuk kapasitas mesin yang sama motor diesel
harus dibuat dengan konstruksi dan berat yang lebih besar
3. PEMBANGKIT
LISTRIK TENAGA NUKLIR
Sebuah Pembangkit Listrik Tenaga
Nuklir. Reaktor nuklir di kungkung dalam containment building silindris.
Pembangkit Listrik
Tenaga Nuklir (PLTN) adalah
stasiun pembangkit listrik thermal di mana panas yang
dihasilkan diperoleh dari satu atau lebih reaktor nuklir pembangkit listrik.
PLTN termasuk dalam pembangkit
daya base load, yang dapat bekerja
dengan baik ketika daya keluarannya konstan (meskipun boiling water reactor dapat turun hingga setengah dayanya ketika malam
hari). Daya yang dibangkitkan per unit pembangkit berkisar dari 40 MWe hingga 1000 MWe. Unit baru yang sedang dibangun pada
tahun 2005 mempunyai daya 600-1200 MWe.
Hingga saat ini, terdapat 442
PLTN berlisensi di dunia [1] dengan 441 diantaranya beroperasi di 31 negara yang berbeda. Keseluruhan
reaktor tersebut menyuplai 17% daya listrik dunia.
Keuntungan PLTN dibandingkan dengan pembangkit daya
utama lainnya adalah:
- Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca (selama operasi normal) - gas rumah kaca hanya dikeluarkan ketika Generator Diesel Darurat dinyalakan dan hanya sedikit menghasilkan gas)
- Tidak mencemari udara - tidak menghasilkan gas-gas berbahaya sepert karbon monoksida, sulfur dioksida, aerosol, mercury, nitrogen oksida, partikulate atau asap fotokimia
- Sedikit menghasilkan limbah padat (selama operasi normal)
- Biaya bahan bakar rendah - hanya sedikit bahan bakar yang diperlukan
- Ketersedian bahan bakar yang melimpah - sekali lagi, karena sangat sedikit bahan bakar yang diperlukan
- Baterai nuklir - (lihat SSTAR)
Berikut ini berberapa hal yang menjadi kekurangan
PLTN:
- Risiko kecelakaan nuklir - kecelakaan nuklir terbesar adalah kecelakaan Chernobyl (yang tidak mempunyai containment building)
- Limbah nuklir - limbah radioaktif tingkat tinggi yang dihasilkan dapat bertahan hingga ribuan tahun. AS siap menampung limbah ex PLTN dan Reaktor Riset. Limbah tidak harus disimpan di negara pemilik PLTN dan Reaktor Riset. Untuk limbah dari industri pengguna zat radioaktif, bisa diolah di Instalasi Pengolahan Limbah Zat Radioaktif, misal yang dimiliki oleh BATAN Serpong.
|
|
4. PEMBANGKIT
LISTRIK TENAGA GEOTERMAL / PANAS BUMI
Energi Geo (Bumi) thermal (panas) berarti memanfaatkan panas dari dalam
bumi. Inti planet kita sangat panas- estimasi saat ini adalah 5,500 celcius
(9,932 F)- jadi tidak mengherankan jika tiga meter teratas permukaan bumi tetap
konstan mendekati 10-16 Celcius (50-60 F) setiap tahun. Berkat berbagai macam
proses geologi, pada beberapa tempat temperatur yang lebih tinggi dapat
ditemukan di beberapa tempat.
Menempatkan panas untuk bekerja
Dimana ada sumber air
panas geothermal dekat permukaan, air panas itu dapat langsung dipipakan ke
tempat yang membutuhkan panas. Ini adalah salah satu cara geothermal digunakan
untuk menenuhi kebutuhan air panas, menghangatkan rumah, untuk menghangatkan
rumah kaca dan bahkan mencairkan salju di jalan.
Bahkan di tempat
dimana penyimpanan panas bumi tidak mudah diakses, pompa pemanas tanah dapat
membahwa kehangatan ke permukaan dan kedalam gedung. Cara ini bekerja dimana
saja karena temparatur di bawah tanah tetap konstan selama tahunan. Sistem yang
sama dapat digunakan untuk menghangatkan gedung di musim dingin dan
mendinginkan gedung di musim panas.
Pembangkit listrik
Pembangkit Listrik
tenaga geothermal menggunakan sumur dengan kedalaman sampai 1.5 KM atau lebih
untuk mencapai cadangan panas bumi yang sangat panas. Beberapa pembangkit
listrik ini menggunakan panas dari cadangan untuk secara langsung
dialirkan guna menggerakan turbin. Yang lainnya memompa air panas bertekanan
tinggi ke dalam tangki bertekanan rendah. Hal ini menyebabkan "kilatan
panas" yang digunakan untuk menjalankan generator turbin. Pembangkit
listrik paling baru menggunakan air panas dari tanah untuk memanaskan cairan
lain, seperti isobutene, yang dipanaskan pada temperatur rendah yang lebih
rendah dari air. Ketika cairan ini menguap dan mengembang, maka cairan ini akan
menggerakan turbin generator.
Potensi
PLTPB di Indonesia
- Di Indonesia terdapat potensi lokasi sebanyak 257 lokasi yang dapat menghasilkan daya sebesar 28,5 GW (40 % potensi dunia), yang dimanfaatkan baru 4 %.
- Pengembangan listrik panas bumi saat ini baru mencapai 3,967 MW. Pada tahun 2014 memerlukan investasi sebesar US $ 12 Milyar.
- Rencana PLTP 12.000 MW sampai tahun 2025
- Pertumbuhan konsumsi energi rata-rata 7 % /th masih didominasi energi fosil.
Keunggulan
dan Kerugian
Keunggulan
Seperti
diketahui, energi panas bumi memiliki beberapa keunggulan dibandingkan sumber
energi terbarukan yang lain, diantaranya:
- Area yang diperlukan lebih kecil sehingga hemat ruang dan pengaruh dampak visual yang minimal
- Sumber daya bersifat terbarukan dan berkelanjutan. Mampu berproduksi secara terus menerus selama 24 jam.
- Energi yang dihasilkan stabil dan kontinu. Dipakai sebagai (base load power).
- Tingkat ketersediaan (availability) yang sangat tinggi yaitu diatas 95%. Namun demikian, pemulihan energi (energy recovery) panas bumi memakan waktu yang relatif lama yaitu hingga beberapa ratus tahun. Secara teknis-ekonomis, suatu lokasi sumber panas bumi mampu menyediakan energi untuk jangka waktu antara 30-50 tahun, sebelum ditemukan lokasi pengganti yang baru.
- Penghematan bahan bakar fosil
- Dapat dimanfaatkan ditempat (on the spot)
- Teknologi produksinya relatif sederhana
Kerugian
Potensi
panas bumi terdapat di kawasan pegunungan yang biasanya dijadikan kawasan
konservasi sebagai hutan lindung. Dengan adanya kegiatan eksplorasi dan
eksploitasi sumber-sumber panas bumi di kawasan tersebut dapat mengganggu
daerah konservasi tersebut. Serta kemungkinan terjadi pencemaran air tanah oleh
kontaminan yang terbawa naik fluida panas bumi.
|
|
5. PEMBANGKIT
LISTRIK TENAGA ANGIN
Pembangkit listrik tenaga angin adalah suatu pembangkit listrik yang
menggunakan angin sebagai sumber energi untuk menghasilkan energi listrik. Pembangkit ini dapat mengkonversikan energi angin menjadi energi
listrik dengan menggunakan turbin angin atau kincir angin. Sistem
pembangkitan listrik menggunakan angin sebagai sumber energi merupakan sistem
alternatif yang sangat berkembang pesat, mengingat angin merupakan salah satu
energi yang tidak terbatas di alam.
. Berdasarkan data dari WWEA (World
Wind Energi Association), sampai dengan tahun 2007 perkiraan energi listrik
yang dihasilkan oleh turbin angin mencapai 93,85 GW dan menghasilkan lebih dari
1% dari total kelistrikan secara global. Amerika, Spanyol dan China merupakan
negara terdepan dalam pemanfaatan energi angin. Diharapkan pada tahun 2010,
total kapasitas pembangkit listrik tenaga angin secara global mencapai 170 GigaWatt.
Indonesia, negara kepulauan yang 2/3 wilayahnya adalah lautan dan mempunyai
garis pantai terpanjang di dunia yaitu ± 80.791,42 Km merupakan wilayah
potensial untuk pengembangan pembanglit listrik tenaga angin, namun sayang
potensi ini nampaknya belum dilirik oleh pemerintah. Sungguh ironis, disaat
Indonesia menjadi tuan rumah konfrensi dunia mengenai pemanasan global di
Nusa Dua, Bali pada akhir tahun 2007, pemerintah justru akan membangun
pembangkit listrik berbahan bakar batubara yang merupakan penyebab nomor 1
pemanasan global.
Namun, pada akhir tahun 2007 telah dibangun kincir angin pembangkit dengan kapasitas kurang dari 800 watt dibangun di empat lokasi, masing-masing di Pulau Selayar tiga unit,
Sulawesi Utara dua unit, dan Nusa Penida, Bali, serta Bangka Belitung,
masing-masing satu unit. Kemudian, di seluruh Indonesia, lima unit kincir angin pembangkit berkapasitas
masing-masing 80 kilowatt (kW) mulai dibangun. Mengacu pada kebijakan energi nasional, maka pembangkit listrik
tenaga bayu (PLTB) ditargetkan mencapai 250 megawatt (MW) pada tahun 2025.
Komponen pada
Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Angin
Sistem pembangkit listrik tenaga angin ini merupakan pembangkit listrik yang menggunakan turbin angin (wind turbine) sebagai peralatan utamanya.
Turbin angin terbagi dalam dua
kelompok yaitu turbin sumbu horisontal, turbin angin
sumbu horisontal biasanya baik memiliki dua atau tiga modul. Jenis lain
yaitu turbin sumbu vertikal. Turbin ini berbilah tiga dioperasikan melawan
angin, dengan modul menghadap ke angin.
Turbin skala utility memiliki berbagai ukuran, dari 100 kilowatt sampa dengan beberapa megawatt. Turbin besar dikelompokkan bersama-sama ke arah
angin,yang memberikan kekuatan massal ke jaringan listrik. turbin kecil
tunggal, di bawah 100 kilowatt dan digunakan pada rumah, telekomunikasi, atau
pemompaan air. Turbin kecil kadang-kadang digunakan dalam kaitannya dengan generator
diesel, baterai dan sistem fotovoltaik. Sistem ini disebut sistem angin hibrid
dan sering digunakan di lokasi terpencil di luar jaringan, di mana tidak
tersedia koneksi ke jaringan utilitas.
Komponen-komponen yang ada di dalam turbin angin yaitu
:
Tampak isi
dari wind turbine
a.
Anemometer
Mengukur kecepatan angin dan mengirimkan data kecepatan angin ke
pengontrol.
b.
Blades
Kebanyakan turbin baik dua atau tiga pisau. Angin bertiup di atas menyebabkan pisau pisau untuk mengangkat dan berputar.
Kebanyakan turbin baik dua atau tiga pisau. Angin bertiup di atas menyebabkan pisau pisau untuk mengangkat dan berputar.
c. :
Brake
Digunakan untuk menjaga putaran pada poros setelah gearbox agar bekerja pada titik aman saat terdapat angin yang besar. Alat ini perlu dipasang karena generator memiliki titik kerja aman dalam pengoperasiannya. Generator ini akan menghasilkan energi listrik maksimal pada saat bekerja pada titik kerja yang telah ditentukan. Kehadiran angin diluar diguaan akan menyebabkan putaran yang cukup cepat pada poros generator, sehingga jika tidak diatasi maka putaran ini dapat merusak generator. Dampak dari kerusakan akibat putaran berlebih diantaranya overheat, rotor breakdown, kawat pada generator putus karena tidak dapat menahan arus yang cukup besar.
Digunakan untuk menjaga putaran pada poros setelah gearbox agar bekerja pada titik aman saat terdapat angin yang besar. Alat ini perlu dipasang karena generator memiliki titik kerja aman dalam pengoperasiannya. Generator ini akan menghasilkan energi listrik maksimal pada saat bekerja pada titik kerja yang telah ditentukan. Kehadiran angin diluar diguaan akan menyebabkan putaran yang cukup cepat pada poros generator, sehingga jika tidak diatasi maka putaran ini dapat merusak generator. Dampak dari kerusakan akibat putaran berlebih diantaranya overheat, rotor breakdown, kawat pada generator putus karena tidak dapat menahan arus yang cukup besar.
Komponen
pembangkit listrik tenaga angin
d.
Controller
Pengontrol mesin mulai dengan kecepatan angin sekitar 8-16 mil per jam (mph) dan menutup mesin turbin sekitar 55 mph. tidak beroperasi pada kecepatan angin sekitar 55 mph di atas, karena dapat rusak karena angin yang kencang.
Pengontrol mesin mulai dengan kecepatan angin sekitar 8-16 mil per jam (mph) dan menutup mesin turbin sekitar 55 mph. tidak beroperasi pada kecepatan angin sekitar 55 mph di atas, karena dapat rusak karena angin yang kencang.
e.
Gear box
Gears menghubungkan poros kecepatan tinggi di poros kecepatan rendah dan
meningkatkan kecepatan sekitar 30-60 rotasi per menit (rpm), sekitar 1000-1800
rpm, kecepatan rotasi yang diperlukan oleh sebagian besar generator untuk
menghasilkan listrik. gearbox adalah bagian mahal (dan berat) dari turbin angin
dan insinyur generator mengeksplorasi direct-drive
yang beroperasi pada kecepatan rotasi yang lebih rendah dan tidak perlu kotak
gigi.
f.
Generator
Biasanya standar induksi generator yang menghasilkan listrik dari 60 siklus listrik AC.
Biasanya standar induksi generator yang menghasilkan listrik dari 60 siklus listrik AC.
g.
High-speed shaft
Drive generator.
h.
Low-speed shaft
Mengubah poros rotor kecepatan rendah sekitar 30-60 rotasi per menit.
i.
Nacelle
Nacelle berada di atas menara dan berisi gear box, poros kecepatan rendah dan tinggi, generator, kontrol, dan rem.
Nacelle berada di atas menara dan berisi gear box, poros kecepatan rendah dan tinggi, generator, kontrol, dan rem.
j.
Pitch
Blades yang berbalik, atau nada, dari angin untuk mengontrol kecepatan rotor dan menjaga rotor berputar dalam angin yang terlalu tinggi atau terlalu rendah untuk menghasilkan listrik.
Blades yang berbalik, atau nada, dari angin untuk mengontrol kecepatan rotor dan menjaga rotor berputar dalam angin yang terlalu tinggi atau terlalu rendah untuk menghasilkan listrik.
k.
Rotor
Pisau dan terhubung bersama-sama disebut rotor
Pisau dan terhubung bersama-sama disebut rotor
l.
Tower
Menara yang terbuat dari baja tabung (yang ditampilkan di sini), beton atau kisi baja. Karena kecepatan angin meningkat dengan tinggi, menara tinggi memungkinkan turbin untuk menangkap lebih banyak energi dan menghasilkan listrik lebih banyak.
Menara yang terbuat dari baja tabung (yang ditampilkan di sini), beton atau kisi baja. Karena kecepatan angin meningkat dengan tinggi, menara tinggi memungkinkan turbin untuk menangkap lebih banyak energi dan menghasilkan listrik lebih banyak.
m.
Wind direction
Ini adalah turbin pertama”yang disebut karena beroperasi melawan angin.
turbin lainnya dirancang untuk menjalankan “melawan arah angin,” menghadap jauh
dari angin.
n.
Wind vane
Tindakan arah angin dan
berkomunikasi dengan yaw drive untuk menggerakkan
turbin dengan koneksi yang
benar dengan angin.
Rincian dalam turbin angin
o.
Yaw drive
Yaw drive yang digunakan untuk menjaga
rotor menghadap ke arah angin sebagai perubahan arah angin.
p. Yaw motor
Kekuatan dari drive yaw.
q.
Penyimpan energi (Battery)
Karena keterbatasan ketersediaan akan energi angin (tidak sepanjang hari
angin akan selalu tersedia) maka ketersediaan listrik pun tidak menentu. Oleh
karena itu digunakan alat penyimpan energi yang berfungsi sebagai back-up
energi listrik. Ketika beban penggunaan daya listrik masyarakat meningkat atau
ketika kecepatan angin suatu daerah sedang menurun, maka kebutuhan permintaan
akan daya listrik tidak dapat terpenuhi. Oleh karena itu kita perlu menyimpan
sebagian energi yang dihasilkan ketika terjadi kelebihan daya pada saat turbin
angin berputar kencang atau saat penggunaan daya pada masyarakat menurun.
Proses Pembangkitan
Listrik Tenaga Angin
Suatu pembangkit listrik dari
energi angin merupakan hasil dari penggabungan dari bebrapa turbin angin sehingga
akhirnya dapat menghasilkan listrik.
Cara kerja dari pembangkitan
listrik tenaga angin ini yaitu awalnya energi angin memutar turbin angin. Turbin angin bekerja
berkebalikan dengan kipas angin (bukan menggunakan listrik untuk menghasilkan
listrik, namun menggunakan angin untuk menghasilkan listrik). Kemudian
angin akan memutar sudut turbin, lalu diteruskan untuk memutar rotor pada generator di bagian belakang turbin
angin. Generator mengubah energi
gerak menjadi energi listrik dengan teori medan elektromagnetik, yaitu poros pada generator dipasang dengan material
ferromagnetik permanen. Setelah itu di sekeliling poros terdapat stator yang
bentuk fisisnya adalah kumparan-kumparan kawat yang membentuk loop. Ketika poros generator mulai
berputar maka akan terjadi perubahan fluks pada stator yang akhirnya karena
terjadi perubahan fluks ini akan dihasilkan tegangan dan arus listrik tertentu.
Tegangan dan arus listrik yang dihasilkan ini disalurkan melalui kabel jaringan
listrik untuk akhirnya digunakan oleh masyarakat. Tegangan dan arus listrik
yang dihasilkan oleh generator ini berupa AC (alternating current) yang memiliki bentuk gelombang kurang lebih
sinusoidal. Energi Listrik ini biasanya akan disimpan kedalam baterai sebelum
dapat dimanfaatkan.
A. Kelebihan
dan Kekurangan Pembangkit Listrik Tenaga Angin
Keuntungan utama adalah:
·
Eksploitasi sumber energi ini tidak akan membuat sumber daya angin
yang berkurang seperti halnya penggunaan bahan bakar fosil.
·
Tenaga angin juga merupakan sumber energi yang ramah lingkungan,
dimana penggunaannya tidak mengakibatkan emisi gas buang atau polusi yang
berarti ke lingkungan.
Dampak visual:
·
Membutuhkan luas lahan yang tidak sedikit & tidak mungkin utk
disembunyikan.
·
Mengganggu pandangan akibat pemasangan barisan pembangkit angin,
·
Penggunaan lahan untuk pembangkit angin dapat mengurangi lahan
pertanian serta pemukiman.
·
Penggunaan tiang yang tinggi untuk turbin angin juga dapat
menyebabkan terganggunya cahaya matahari yang masuk ke rumah-rumah penduduk.
Perputaran sudu-sudu menyebabkan cahaya matahari yang berkelap-kelip dan dapat
mengganggu pandangan penduduk setempat.
·
Terjadinya derau frekuensi rendah. Putaran dari sudu-sudu turbin
angin dengan frekuensi konstan lebih mengganggu daripada suara angin pada
ranting pohon. * Penggunaan gearbox
serta generator dapat menyebabkan derau suara mekanis dan juga derau suara
listrik.
Meskipun
dampak-dampak lingkungan ini menjadi ancaman dalam pembangunan pembangkit
listrik tenaga angin, namun jika dibandingkan dengan penggunaan energi fosil,
dampaknya masih jauh lebih kecil. Selain itu penggunaan energi angin dalam
kelistrikan telah turut serta dalam mengurangi emisi gas buang.
| \ |
6. PEMBANGKIT
LISTRIK TENAGA UAP
Prinsip Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Uap PLTU
adalah jenis pembangkit listrik tenaga termal
yang banyak digunakan, karena efisiensinya tinggi sehingga menghasilkan energi
listrik yang ekonomis. PLTU merupakan mesin konversi energi yang mengubah
energi kimia dalam bahan bakar menjadi energi listrik.
Proses konversi energi pada PLTU
berlangsung melalui 3 tahapan, yaitu :
①
Pertama, energi kimia dalam bahan bakar diubah menjadi
energi panas dalam bentuk uap bertekanan dan temperatur tinggi.
②
Kedua, energi panas (uap) diubah menjadi energi
mekanik dalam bentuk putaran.
③
Ketiga, energi mekanik diubah menjadi energi listrik.
PLTU menggunakan fluida kerja air
uap yang bersirkulasi secara tertutup. Siklus tertutup artinya menggunakan
fluida yang sama secara berulang-ulang. Urutan sirkulasinya secara singkat
adalah sebagai berikut :
1.
Pertama air diisikan ke boiler hingga mengisi penuh
seluruh luas permukaan pemindah panas. Didalam boiler air ini dipanaskan dengan
gas panas hasil pembakaran bahan bakar dengan udara sehingga berubah menjadi
uap.
2.
Kedua, uap hasil produksi boiler dengan tekanan dan
temperatur tertentu diarahkan untuk memutar turbin sehingga menghasilkan daya
mekanik berupa putaran.
3.
Ketiga, generator yang dikopel langsung dengan turbin
berputar menghasilkan energi listrik sebagai hasil dari perputaran medan magnet
dalam kumparan, sehingga ketika turbin berputar dihasilkan energi listrik dari
terminal output generator
4.
Keempat, Uap bekas keluar turbin masuk ke kondensor
untuk didinginkan dengan air pendingin agar berubah kembali menjadi air yang
disebut air kondensat. Air kondensat hasil kondensasi uap kemudian digunakan
lagi sebagai air pengisi boiler.
5.
Demikian siklus ini berlangsung terus menerus dan
berulang-ulang.
Pada PLTU Siklus kerja PLTU yang
merupakan siklus tertutup dapat digambarkan dengan diagram T-s (Temperatur –
entropi). Siklus ini adalah penerapan siklus rankine ideal.
Bagian-Bagian PLTU
Bagian utama yang terdapat pada
suatu PLTU yaitu :
a.
Boiler
Boiler
berfungsi untuk mengubah air (feed water) menjadi uap panas lanjut (superheated
steam) yang akan digunakan untuk memutar turbin.
b.
Turbin uap
Turbin uap
berfungsi untuk mengkonversi energi panas yang dikandung oleh uap menjadi
energi putar (energi mekanik). Poros turbin dikopel dengan poros generator
sehingga ketika turbin berputar generator juga ikut berputar.
c.
Kondensor
Kondensor
berfungsi untuk mengkondensasikan uap bekas dari turbin (uap yang telah
digunakan untuk memutar turbin).
d.
Generator
Generator
berfungsi untuk mengubah energi putar dari turbin menjadi energi listrik.
e.
Peralatan Penunjang
Peralatan
penunjang yang terdapat dalam suatu PLTU pada umumnya adalah: Desalination
Plant (Unit Desal) Peralatan ini berfungsi untuk mengubah air laut (brine)
menjadi air tawar (fresh water) dengan metode penyulingan (kombinasi evaporasi
dan kondensasi). Hal ini dikarenakan sifat air laut yang korosif, sehingga jika
air laut tersebut dibiarkan langsung masuk ke dalam unit utama, maka dapat
menyebabkan kerusakan pada peralatan PLTU.
f.
Reverse Osmosis (RO)
Mempunyai
fungsi yang sama seperti desalination plant namun metode yang digunakan
berbeda. Pada peralatan ini digunakan membran semi permeable yang dapat
menyaring garam-garam yang terkandung pada air laut, sehingga dapat dihasilkan
air tawar seperti pada desalination plant.
g.
Pre Treatment
Pada unit
yang menggunakan pendingin air tanah / sungai. Untuk PLTU yang menggunakan air
tanah/air sungai, pre-treatment berfungsi untuk menghilangkan endapan,kotoran
dan mineral yang terkandung di dalam air tersebut.
h.
Demineralizer Plant (Unit Demin)
Berfungsi
untuk menghilangkan kadar mineral (ion) yang terkandung dalam air tawar. Air
sebagai fluida kerja PLTU harus bebas dari mineral, karena jika air masih
mengandung mineral berarti konduktivitasnya masih tinggi sehingga dapat
menyebabkan terjadinya GGL induksi pada saat air tersebut melewati jalur
perpipaan di dalam PLTU. Hal ini dapat menimbulkan korosi pada peralatan PLTU.
i.
Hidrogen Plant (Unit Hidrogen)
Pada PLTU
digunakan hydrogen (H2) sebagai pendingin Generator.
j.
Chlorination Plant (Unit Chlorin)
Berfungsi
untuk menghasilkan senyawa natrium hipoclorit (NaOCl) yang digunakan untuk
memabukkan/melemahkan mikro organisme laut pada area water intake. Hal ini
dimaksudkan untuk menghindari terjadinya ppengerakkan (scaling) pada pipa-pipa
kondensor maupun unit desal akibat perkembangbiakan mikro organisme laut
tersebut.
k.
Auxiliary Boiler (Boiler Bantu)
Pada
umumnya merupakan boiler berbahan bakar minyak (fuel oil), yang berfungsi untuk
menghasilkan uap (steam) yang digunakan pada saat boiler utama start up maupun
sebagai uap bantu (auxiliary steam).
l.
Coal Handling (Unit Pelayanan Batubara)
Merupakan
unit yang melayani pengolahan batubara yaitu dari proses bongkar muat kapal
(ship unloading) di dermaga, penyaluran ke stock area sampai penyaluran ke
bunker unit.
m.
Ash Handling (Unit Pelayanan Abu)
Merupakan
unit yang melayani pengolahan abu baik itu abu jatuh (bottom ash) maupun abu
terbang (fly ash) dari Electrostatic Precipitator hopper dan SDCC (Submerged
Drag Chain Conveyor) pada unit utama sampai ke tempat penampungan abu (ash
valley)
Tiap-tiap komponen utama dan
peralatan penunjang dilengkapi dengan sistem-sistem dan alat bantu yang
mendukung kerja komponen tersebut. Gangguan atau malfunction dari salah satu
bagian komponen utama akan dapat menyebabkan terganggunya seluruh sistem PLTU
|
Komentar :
|
7. PEMBANGKIT
LISTRIK TENAGA MATAHARI (SURYA)
Energi surya
itu sendiri adalah energi yang didapat dengan mengubah energi panas surya
melalui peralatan tertentu menjadi sumberdaya dalam bentuk lain.Konsep kerja
dari sistem PLTS yaitu mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik,
matahari merupakan reaktor alami dibumi dan cahaya matahari juga merupakan
salah satu bentuk energi dari sumberdaya alam, untuk memasok day listrik dari
cahaya matahari digunakan alat sel surya, dimana sel surya bisa memasok energi
listrik dalam jumlah yang tidak terbatas yang langsung diambil dari matahari
dan tidak memerlukan bahan bakar.
Sistem sel surya yang digunakan di permukaan bumi terdiri dari panel sel surya, rangkaian kontroler pengisian (charge controller), danaki(batere) 12 volt yang maintenance free. Panel sel surya merupakan modul yang terdiri beberapa sel surya yang digabung dalam hubungan seri dan paralel tergantung ukuran dan kapasitas yang diperlukan. Yang sering digunakan adalah modul sel surya 20 watt atau 30 watt. Modul sel surya itu menghasilkan energi listrik yang proporsional dengan luas permukaan panel yang terkena sinar matahari
Sistem sel surya yang digunakan di permukaan bumi terdiri dari panel sel surya, rangkaian kontroler pengisian (charge controller), danaki(batere) 12 volt yang maintenance free. Panel sel surya merupakan modul yang terdiri beberapa sel surya yang digabung dalam hubungan seri dan paralel tergantung ukuran dan kapasitas yang diperlukan. Yang sering digunakan adalah modul sel surya 20 watt atau 30 watt. Modul sel surya itu menghasilkan energi listrik yang proporsional dengan luas permukaan panel yang terkena sinar matahari
Contoh aplikasi PLTS
Dari aplikasi di atas pertama cahaya panas matahari diserap oleh modul dan diubah menjadi energi listrik lalu dialirkan ke
charge controller lalu didapat arus DC di battery dan dialirkan ke inverter
untuk mengubah arus DC menjadi AC
panel surya biasanya diletakkan dengan posisi statis menghadap matahari. Padahal bumi itu bergerak mengelilingi matahari. Lihat gambar dibawah ini :
panel surya biasanya diletakkan dengan posisi statis menghadap matahari. Padahal bumi itu bergerak mengelilingi matahari. Lihat gambar dibawah ini :
Orbit yang ditempuh bumi berbentuk elip dengan matahari berada di salah
satu titik fokusnya. Karena matahari bergerak membentuk sudut selalu berubah,
maka dengan posisi panel surya itu yang statis itu tidak akan diperoleh energi
listrik yang optimal. Agar dapat terserap secara maksimum, maka sinar matahari
itu harus diusahakan selalu jatuh tegak lurus pada permukaan panel surya.
·
Bahan sel surya terdiri dari:
a. kacapelindungdanmaterial
adhesive transparan yang melindungi bahan sel surya dari keadaan
lingkungan
b. material
anti-refleksi untuk menyerap lebih banyak cahaya dan mengurangi jumlah
cahaya yang dipantulkan
c. semi-konduktorP-type
dan N-type (terbuatdaricampuranSilikon) untuk menghasilkan medan listrik
d. saluran awal dan
saluran akhir (tebuatdarilogamtipis) untuk mengirim ke perabot listrik.
·
Cara kerjasel surya :
identik dengan piranti semikonduktor dioda. Ketika cahaya
bersentuhan dengan sel surya dan diserap oleh bahan semi-konduktor, terjadi
pelepasan elektron. Apabila elektron tersebut bisa menempuh perjalanan menuju
bahan semi-konduktor pada lapisan yang berbeda, terjadi perubahan sigma
gaya-gaya pada bahan. Gaya tolakan antar bahan semi-konduktor, menyebabkan
aliran medan listrik. Dan menyebabkan elektron dapat disalurkan ke saluran awal
dan akhir untuk digunakan pada perabot listrik.
Seperti yang telah diterangkan diatas module adalah komponen yang merubah
energi cahaya
matahari menjadi energi listrik. Listrik yang dihasilkan adalah DC. Untuk
dapat dimanfaatkan
lebih banyak lagi biasanya listrik DC ini dirubah menjadi AC. Untuk diubah
maka listrik DC dari
beberapa module digabungkan dan dikonversikan menjadi AC dengan alat yang disebut
power conditioner
·
Kelebihan panel surya
-Tidak memerlukan bahan bakar minyak(BBM), hanya menggunakan sinar matahari
yang gratis, sehingga dapat dimanfaatkan didaerah terpencil.
- Dipasang
secaraindividual (satu rumah satusystem) sehingga jika rumah berjauhan
sekalipun tidak
memerlukan jaringan kabel distribusi, dan gangguan pada satusystem tidak
mengganggusystem lainnya.
·
Kekuranganya
|
Komentar :
|